Dampak BBM Mulai Terasa

Terhitung sejak tanggal 23 Mei, pemerintah telah menetapkan harga BBM yang baru. Rata-rata kenaikannya berkisar 30%. Akan tetapi saya baru merasakan akhir-akhir ini karena saya belum beli bensin untuk motor saya. Sekarang saya harus menyediakan budget untuk beli bensin lebih tinggi meskipun jatah bulanan masih tetap saya. Selain itu, makan di luar juga naik 500 sampai 1000 per porsi.

Wah, bisa tambah parah ni hidup kalo apa-apa naik. Harus makan apa tiap hari kalo harga-harga naik seperti ini. Perkirakan aja bila semua naik 500 rupiah maka sebulan harus tambah uang buat makan 500x3x30=45000,-. Itu baru buat makan, belum lagi untuk kebutuhan lain. Yah, begitulah Indonesia. Apa boleh buat, nasi udah menjadi bubur. Mari kita makan saja. Kebijakan yang udah dibuat tak akan bisa diganggu gugat meskipun ada demo atau penolakan dari beberapa kalangan.

Semoga uang hasil kenaikan ini bisa diterima oleh pihak yang membutuhkan. Bukan untuk menebalkan kantong para pejabat. Sangat sedih hati ini kalau uang rakyat yang sudah semakin miskin ini hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan golongan semata.